Udah beberapa hari ini di Jogja..
Just enjoy my vacation. Pagi-pagi beli koran trus baca-baca, with a cup of hot drink. Agak siang ke warnet, baca-baca email (hey! there's an email from Arend. he asked me to assist him in his next course in Bandung. ofcourse I said Yes), trus ke pameran buku (let's see what book that we can get today).
rencananya ntar malem nonton pentas baca & musik puisi di Sociteit.
Dan merayakan malam di Jogja.
What a life..
Di Jogja, waktu berjalan sangat lamban..
limabelasagustuspagi;intersat
jcimerahmembara
21 August 2007
Tentang Kuliah
Siang ini diajak ctr bayar kuliah. Aduh, males banget. Males bayarnya, males harus masuk kuliah lagi..
By the way, apa sih yang dicari dengan kuliah lagi? gelar MM? tambah keren? baca buku lagi? career path yang lebih eskalatif? atau, bukan untuk apa-apa?
Bukannya Bill Gates itu gak lulus kuliah? Megawati, D.O. bisa jadi presiden juga...
But I think they have 'something' that others don't. It's not easy to explain.
Dan mungkin lebih baik aku menziarahi jejak para CEO yang mencapai puncak tertinggi karir, dengan menggenggam degree di CV mereka.
Betul, si Bill gak selesai kuliah. Tapi Melinda Gates adalah pemegang MBA dari Dukes University.
Look at Andrea Jung! (namanya keren yah?) One of the most powerful females in the biz world. Sebelum jadi CEO Avon, dia lulus Princeton University dengan magna cum laude! Suaminya, Michael Gould, adalah CEO Bloomingdales. (gimana ya rasanya jadi anak yang kedua orangtuanya adalah world class CEO's?). Gould juga memegang master degree dari Columbia University.
Ada lagi: Richard D. Parsons, Chairman and CEO of Time Warner. Dia nyelesaiin kuliahnya di University of Hawaii, and received legal training at Union University's Albany Law School.
Oprah Winfrey, lulus dari Tennessee State University majored in speech and performing arts at.
And, you know that CEO of Google, Eric Schmidt, is a PhD?
"You are fired!" recognize this shout? Yup, Donald Trump. Dia lulus dari fakultas ekonomi The Wharton School.
So, don't be surprised if sometime you hear that the CFO of a state-owned oil company is Bayu Kusuma PhD.
-posted on friendster at 06/08/07-
By the way, apa sih yang dicari dengan kuliah lagi? gelar MM? tambah keren? baca buku lagi? career path yang lebih eskalatif? atau, bukan untuk apa-apa?
Bukannya Bill Gates itu gak lulus kuliah? Megawati, D.O. bisa jadi presiden juga...
But I think they have 'something' that others don't. It's not easy to explain.
Dan mungkin lebih baik aku menziarahi jejak para CEO yang mencapai puncak tertinggi karir, dengan menggenggam degree di CV mereka.
Betul, si Bill gak selesai kuliah. Tapi Melinda Gates adalah pemegang MBA dari Dukes University.
Look at Andrea Jung! (namanya keren yah?) One of the most powerful females in the biz world. Sebelum jadi CEO Avon, dia lulus Princeton University dengan magna cum laude! Suaminya, Michael Gould, adalah CEO Bloomingdales. (gimana ya rasanya jadi anak yang kedua orangtuanya adalah world class CEO's?). Gould juga memegang master degree dari Columbia University.
Ada lagi: Richard D. Parsons, Chairman and CEO of Time Warner. Dia nyelesaiin kuliahnya di University of Hawaii, and received legal training at Union University's Albany Law School.
Oprah Winfrey, lulus dari Tennessee State University majored in speech and performing arts at.
And, you know that CEO of Google, Eric Schmidt, is a PhD?
"You are fired!" recognize this shout? Yup, Donald Trump. Dia lulus dari fakultas ekonomi The Wharton School.
So, don't be surprised if sometime you hear that the CFO of a state-owned oil company is Bayu Kusuma PhD.
-posted on friendster at 06/08/07-
20 August 2007
Tentang Warren Buffet
Baru selesai baca bukunya Pardoe, tentang investment strategy-nya Warren Buffet. (Kata Forbes, Buffet ini adalah the third-richest person in the world as of April 2007, dengan total asset US$52 billion.. Kata Times, dia adalah satu dari 100 Most Influential People in The World).
Buku ini cerita agak banyak tentang the way Buffet menginvestkan duitnya, berkali-kali dihighlight bahwa tidak ada gunanya jual-beli stock begitu sering untuk dapetin capital gain. No, he's not a trader, he is an investor. So, gak ada gunanya market review, gak ada gunanya melototin ticker, gak ada gunanya dengerin rumour, etc. Just pick the stocks that you feel comfort with it. Ofcourse, we have to know first about the fundamental of the company. So, KERJAKAN PR ANDA. Don't rely on what the FM's said.
And do it. Remember: he bought his first stock at 11, sebanyak 3 lembar, duitnya ngumpulin dari dia kerja part-time. Dia tidak mewarisi satu sen pun dari orang-tuanya.
Tapi aku masih kepikiran tentang total assetnya yang so amazing itu..
Beberapa waktu lalu di milis j-trade ada seorang yang nanya tentang hasil invest, dia bingung kalo udah dapet uang dari market, trus diapain? LHO?! kok bingung si? bukannya kalo nggak punya duit yang bingung?
But the point is, kalo seseorang udah mencapai puncak piramida kebutuhan Maslow (self actualization), trus apa lagi yang dia cari? Mungkin kayak si Buffet ini. Dia udah beraktualisasi diri dengan sangat performed (more 'bout his works: http://www.berkshirehathaway.com), trus dia udah kaya banget.. So what?
Ternyata Buffet memilih jalan charity.
Dia mendonasikan uang dalam jumlah yang sangat besar. The donation amounts to approximately $30 billion. Buffett's donation is said to be the largest in U.S. history, ngalahin Bill Gates yang paling tajir sedunia. Hebat yah?
-posted on friendster at 08/02/07-
Buku ini cerita agak banyak tentang the way Buffet menginvestkan duitnya, berkali-kali dihighlight bahwa tidak ada gunanya jual-beli stock begitu sering untuk dapetin capital gain. No, he's not a trader, he is an investor. So, gak ada gunanya market review, gak ada gunanya melototin ticker, gak ada gunanya dengerin rumour, etc. Just pick the stocks that you feel comfort with it. Ofcourse, we have to know first about the fundamental of the company. So, KERJAKAN PR ANDA. Don't rely on what the FM's said.
And do it. Remember: he bought his first stock at 11, sebanyak 3 lembar, duitnya ngumpulin dari dia kerja part-time. Dia tidak mewarisi satu sen pun dari orang-tuanya.
Tapi aku masih kepikiran tentang total assetnya yang so amazing itu..
Beberapa waktu lalu di milis j-trade ada seorang yang nanya tentang hasil invest, dia bingung kalo udah dapet uang dari market, trus diapain? LHO?! kok bingung si? bukannya kalo nggak punya duit yang bingung?
But the point is, kalo seseorang udah mencapai puncak piramida kebutuhan Maslow (self actualization), trus apa lagi yang dia cari? Mungkin kayak si Buffet ini. Dia udah beraktualisasi diri dengan sangat performed (more 'bout his works: http://www.berkshirehathaway.com), trus dia udah kaya banget.. So what?
Ternyata Buffet memilih jalan charity.
Dia mendonasikan uang dalam jumlah yang sangat besar. The donation amounts to approximately $30 billion. Buffett's donation is said to be the largest in U.S. history, ngalahin Bill Gates yang paling tajir sedunia. Hebat yah?
-posted on friendster at 08/02/07-
16 August 2007
First Day Blog
Yup. Akhirnya berhasil juga nge-blog. He..he.. padahal gampang banget. Poin-nya emang like an old friend said, yang terpenting adalah mengerjakan.. bukan mikirnya.
Highlight for today: aku buka account di bank cina asli, for the sake of the future..
trus juga, sign form subscribe 5 lot untuk RI-nya BBNI.
/posted on friendster at 31/07/07
Highlight for today: aku buka account di bank cina asli, for the sake of the future..
trus juga, sign form subscribe 5 lot untuk RI-nya BBNI.
/posted on friendster at 31/07/07
Subscribe to:
Posts (Atom)

